Facebook Google Plus RSS Feed Email
"Aku Hanyalah Debu Berselimut Nafsu!"
Blog ini adalah serangkaian kumpulan sadjak dan berbagai tulisan sastra, karya Helyn Avinanto (Helin Supentoel)

Sabtu, 18 Mei 2013

Wajah Malam


engkau rembulan berwajah awan
tuntaskan malam mengais fajar
menarilah selembut angin
merintihlah seringkih ranting
sebab rindu enggan berguru syahdu
dari benalu bertaring seribu
jadilah malam itu hujan tumbuh
bersemi menabur keriuhan peristiwa
di atas seru nada menggiring duka
pada cinta tak tau tertinggal di mana
mungkin lusa hari pekan raya



24 April 2013
Read More..

Cahaya Bunga Hitam

sepasang mata itu akhirnya runtuh setelah angin memberi kabar tentang bunga hitam
langit sepi merubah wajahnya menjadi berawan, laun gelap
merembah di atas tanah yang baaunya tak kau inginkan
tiada kau dambakaan dan kalian rencanakan sebelumnya
dan gemuruh tiba-tiba pecah dalam kobar membara
seperti api dari tungku dengan air di dalamnya mendidih
sementara hujan yang tak di undang berdatangan dalam tajamnya
seperti jarum-jarum menyulam kain menjadi sehela pakaian
ya, pakaian kesucian menghantarkannya pada dingin malam sendiri
tiada tembang pun kehangatan kekasih mendekab dengan segala pelukan
yang ada hanya kemiskraman dan suara-suara yanag pecah menambat segala keheningan

"hanya waktu menjadi jawaban di antara kegelisahanmu"


24 april 2013
Read More..

Menanti Detik Tanya


kemana lagi kucarai engkau, duh kekasih
semenjak musim lusa yang nampak ringan itu
leret bayangmu mengendap di atas malam-malam buta
menjadi huruf-huruf yang bersiap-siap kan menembus kelu kembara

di ujung jalan itu kita sama-sama tahu
antara mata kemata saling memberi pesan
bahwa ada gejolak yang hendak terpupur menjadi sejengkal kisah indah
layaknya bebunga tumbuh di taman
aromanya mengendap-endap hingga mencuri sehela sadjak
jadilah gairahku mengidap lembar wajahmu

di sinilah kita berjanji menguraii segala kegelisahan malam itu
lantas engkau kan merebahkan segala kerinduan yang selama ini membrangusmu, pun diriku
dan seketika itu terjadi
kita tak lagi menjadi sepasang burung mengerling sebelah mata
namun jelas waktu kan terbaca


24 April 2013
Read More..